Selasa, 14 April 2009

Pileg Berlalu Pilpres Menunggu

Tahun 2009 ini, Indonesia kembali menggelar hajatan pesta demokrasi terbesar lima tahunan, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu kali ini adalah pemilu yang ketiga kalinya sejak zaman reformasi. Sama seperti dua Pemilu sebelumnya, Pemilu 2009 ini juga diikuti oleh lebih dari 30 partai politik. Padahal jika seandainya elit-elit parpol tidak gemar melakukan kompromi-kompromi politik, mestinya pemilu 2009 diikuti tidak lebih dari 10 partai politik. Ketentuan mengenai electoral threshold atau ambang batas perolehan suara sebesar 2,5 % secara nasional pada pemilu sebelumnya sebagai syarat menjadi peserta pemilu berikutnya tidak dipatuhi, akibatnya partai politik peserta pemilu 2009 menjadi membengkak.Tercatat ada 38 Partai Politik Nasional dan 4 Partai lokal, ikut berpartisipasi sebagai pesrta Pemilu. Dengan jumlah Parpol sebanyak itu, dari awal sudah banyak diprediksikan oleh banyak pihak bahwa pemilu 2009 akan banyak mengalami kendala. Ditambah lagi ada dua hal yang sangat berbeda dari pemilu sebelumnya, kalau sebelumnya pemungutan suara dilakukan dengan cara mencoblos, kali ini dilakukan dengan cara mencontreng. Berikutnya untuk penentuan anggauta legislatif tidak lagi menggunakan nomer urut tapi dengan suara terbanyak dari masing-masing caleg, tentunya ini akan membuat persaingan antar caleg di internal partai juga akan semakin memanas.Bulan februari 2009, setelah sebulan sebelumnya Gus Dur mendeklarasikan diri dan mengajak masyarakat untuk Golput, Gus Dur meminta kepada KPU Untuk menunda atau mengundurkan Jadwal Pemilu Legislatif. Hal ini dilakukan Gus Dur karena mendapat banyak laporan bahwa persiapan KPU untuk menyelenggarakan pemilu masih amburadul. Masalah persiapan logistic pemilu dan masalah sosialisasi dinilai sangat kurang. Tapi KPU bergeming dan tetap pada pendiriannya bahwa Pemilu legislatif harus dilaksanakan tanggal 9 April 2009. Kini 9 April 2009 telah berlalu, Pemilu legislatif yang sudah berlangsung itu kini menyisakan banyak permasalahan. Dari mulai karut marutnya masalah DPT ( daftar pemilih tetap ) yang terjadi secara massif dan sangat meluas secara nasional, sampai pemungutan suara ulang di banyak TPS karena tertukarnya kartu suara untuk daerah pemilihan tertentu. Dari data yang ada, tidak kurang dari 15 sampai 16 juta Warga Negara yang seharusnya mempunyai hak pilih tidak bisa menyalurkan hak konstitusionalnya karena namanya tidak tercantum dalam DPT. Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu menerima lebih dari 500 pengaduan pelanggaran pemilu, baik yang bersifat administratif maupun pelanggaran pidana pemilu. Dengan permasalahan-permasalahan di atas terbuka lebar kemungkinan bagi parpol-parpol tertentu untuk menggugat hasil pemilu. Secara prosedural barangkali pemilu kali ini masih terbilang konstitusional, tapi secara kualitas legitimasinya masih masih perlu dipertanyakan. Pemilu legislatif memang sudah berlalu, dan hasil pemenangya sudah bisa diketahui dengan cara hitung cepat (Quick Count ). Partai Demokrat dinyatakan sebagai pemenang pertama dengan perolehan suara sekitar 20%, disusul ditempat kedua dan ketiga adalah PDIP dan Partai Golkar. Berdasarkan ketentuan Parliamentary threshold atau ambang batas untuk memperoleh kursi di DPR Pusat sebesar 2,5 %, diperkirakan hanya akan ada 9 Partai Politik yang mempunyai wakilnya di DPR nanti. Setelah melihat hasil sementara Pemilu legislatif, kini partai-partai politik mulai mengadakan penjajakan dan pendekatan untuk melakukan koalisi guna mengusung calon Presidennya. Partai Demokrat untuk sementara berada di atas angin karena menjadi magnet yang menarik partai-partai lain untuk mendekat guna mengadakan koalisi. Ibarat dalam percintaan, Partai Demokrat adalah seorang perawan cantik yang mempunyai nilai jual tinggi yang dikagumi banyak jejaka. Semua ingin mendekat dan ingin menjadi pacarnya. Sementara PDIP dalam posisi dilematis, partai yang sejak awal memosisikan diri sebagai partai oposisi tidak mungkin untuk berkoalisi dengan PD. Tetapi kalau harus maju sendiri untuk mengusung capresnya terkendala oleh perolehan suara dalam Pemilu llegislatif yang rendah. Kemungkinan hanya partai-partai kecil saja yang akan berkoalisi dengan PDIP. Untuk Golkar bisa saja tetap berkoalisi dengan PD atau justru berkoalisi dengan PDIP. Saya perkirakan pada Pilpres nanti hanya akan ada dua calon presiden, yang pertama adalah SBY yang diusung oleh PD dan partai menengah lain seperti PKB dan PKS serta PPP dan PAN, dan yang kedua adalah Megawati yang diusung oleh PDIP yang akan berkoalisi dengan Gerindra dan Hanura. Kalau ini yang terjadi bisa dipastikan Presiden Indonesia 2009 sampai 2014 masih dipegang oleh SBY. Saya sendiri tidak terlalu peduli dengan siapapun yang akan menjadi RI 1 untuk 2009 – 2014, bagi saya yang paling penting adalah, siapapun presidennya harus bisa membawa kesejahteraan bagi rakyatnya. Masih banyak jutaan saudara-saudara kita yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Merekalah juga pemilik syah republik ini yang berhak atas kue pembangunan nasional. Terlalu mahal ongkos yang harus dibayar untuk membiaya demokrasi prosedural kalau tidak memberikan manfaat apa-apa bagi rakyat. Jangan lagi rakyat hanya diberi janji-janji palsu dan kosong, jangan lagi sakiti hati rakyat. Sebagai penutup perlu saya kutipkan potongan syair lagu dari Slank “ Jangan kau kecewakan aku lagi, Jangan ingkari janji”

Sabtu, 11 April 2009

Resolusi Awal Januari

  • MENYADARI BAHWA TIDAK ADA YANG TIDAK BERUBAH DALAM KEHIDUPAN INI
  • BAHWA PERUBAHAN DATANG BEGITU CEPAT
  • BAHWA PERUBAHAN ADALAH SEBUAH KENISCAYAAN
  • BAHWA SIAPAPUN ORANG YANG TIDAK MAU BERUBAH, PASTI AKAN TERGILAS OLEH PERUBAHAN ITU SENDIRI
  • MENYADARI BAHWA TUHAN TIDAK AKAN MERUBAH NASIB SESEORANG SEBELUM YANG BERSANGKUTAN MAU MERUBAH DIRINYA
  • MENGINGAT UNTUK MENCAPAI KEMAJUAN DAN HIDUP YANG BERKUALITAS DIPERLUKAN PERUBAHAN CARA BERPIKIR, CARA BERTINDAK DAN CARA MERESPON TERHADAP SEMUA KEADAAN YANG TERJADI
  • BAHWA UNTUK MERUBAH DIRI DIPERLUKAN TEKAD YANG KUAT, SEMANGAT YANG MEMBAJA DAN KEMAUAN KERAS UNTUK MEWUJUDKANNYA
  • BAHWA UNTUK KESEMUANYA DI ATAS SAYA BERKETETAPAN HATI UNTUK :
1. BERPERILAKU HIDUP SEHAT
A. BEKERJA DAN ISTIRAHAT SECARA SEIMBANG

B. POLA MAKAN YANG TERATUR
C. TIADA HARI TANPA OLAH RAGA
2. SELALU BEKERJA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH
3. SELALU MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI DALAM SEGALA HAL
4. PERCAYA DIRI PADA KEMAMPUAN YANG ADA

5. TIADA HARI TANPA MEMBACA

6. TIDAK MENYIA - NYIAKAN WAKTU

7. SELALU SHOLAT TEPAT WAKTU

8. SELALU BERUSAHA MEMAHAMI ORANG LAIN

9. SELALU BERPIKIR POSITIF ( KHUSNUDHON )

10. TIDAK MUDAH MENGELUH DAN MENYERAH PADA KEADAAN
11. TIDAK HANYA BERHENTI PADA WACANA DAN RENCANA, REALISASIKAN DALAM TINDAKAN DAN PERBUATAN
SEMOGA ALLAH SWT SELALU MEMBIMBING, MENJAGA & MEMELIHARA SEMANGAT SERTA TEKAD UNTUK SELALU BERSANDAR PADA RESOLUSI AWAL JANUARI 09 INI.

CIMANGGIS, AWAL JANUARI 09

RESOLUTOR



M. SOERDJO


Rabu, 01 April 2009

Ironi Indonesia

Hijau merimbuni daratannya
biru lautan di sekelilingnya
itulah negeri Indonesia
negeri yang makmur serta kaya raya
namun hatiku selalu bertanya-tanya
kenapa kehidupan tidak merata
yang kaya makin kaya
yang miskin makin miskin
( potongan lagu Indonesia karya Rhoma Irama)

bukan lautan hanya kolam susu
kail dan jala cukup menghidupimu
tiada badai tiada topan kau temui
ikan dan kail menghampiri dirimu
orang bilang tanah kita tanah surga
tongkat kayu dan batu jadi tanaman
orang bilang tanah kita tanah surga
tongkat kayu dan batu jadi tanaman
(potongan lagu Tanah Surga, Koes Plus)


Dari potongan dua lagu di atas mengambarkan betapa Indonesia adalah negeri yang sempurna, kaya raya, gemah ripah lohjinawi. Sumber daya alamnya terlengkap di dunia. Hutan Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati. Tanah Indonesia termasuk tersubur di dunia hingga koes plus pun mengibaratkan tongkat kayu dari batang singkong saja akan bisa tumbuh subur walau hanya dilemparkan begitu saja tanpa dirawat. Kekayaan lautnyapun sungguh luar biasa, aneka suber daya alam ada di sana. Singkatnya Indonesia adalah sebuah negeri yang amat sempurna di dunia ini. Bisa dikatan Indonesia adalah "The real Surga Dunia". (Blm selesai)

Selasa, 31 Maret 2009

Dangdut dan Kampanye Parpol

Ada fenomena menarik di musim kampanye pemilu kali ini. Dangdut yang selama ini masih menjadi musik yang dipandang sebelah mata baik oleh masyarakat biasa maupun masyarakat berkelas, sekarang sedang naik daun. Hampir seluruh partai politik peserta pemilu 2009, baik partai yang mengklaim sebagai partai religius maupun nasionalis sama-sama memakai jasa musik dangdut demi meramaikan kampanye partainya. Bahkan kehadiran artis dan musik dangdut lebih menjadi magnet penarik yang kuat bagi konstuen partai dari pada juru kampanye parpol yang bersangkutan. Dangdut diangap lebih efektif untuk menarik massa dalam jumlah besar dalam kampanye.
Pertanyaannya adalah apakah fenomena ini juga akan terus berlanjut masa kampanye berakhir? Jawabannya pastilah tidak. Kita sangat paham dengan kelakuan para politisi negeri ini yang gemar menjadikan rakyat sebagai isu jualan politik yang sangat memikat, tapi begitu hajatan pesta demokrasi berakhir maka rakyat akan ditinggalkan begitu saja. Kenyataan ini pun pasti akan berlaku bagi musik dangdut yang segera dicampakkan usai pemilu berakhir.
Kepada para artis dangdut sadarlah, bahwa kalian sedang dimanfaatkan, jadi berdangdutlah dengan sopan jangan mengumbar goyang erotis dihadapan ribuan massa. Gunakanlah ini sebagai kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa dangdut bisa ikut membangun bangsa bukan malah merusaknya.

Selasa, 24 Maret 2009

Seniman Yang Saya Kagumi

Rhoma Irama atau lebih dikenal dengan sebutan "Bang Haji" adalah segelintir dari banyak seniman yang tetap eksis pada beberapa zaman. Mengawali karier bermusiknya dengan biduk Soneta Group pada era th 70-an hingga sekarang masih menjadi idola bagi jutaan orang, walaupun tidak sedikit juga yang mencibirnya. Bagi sebagian orang yang memujanya, menganggap bahwa bang haji adalah seniman jenius serba bisa, hal ini dibuktikan dengan arransemen musik pada tiap lagunya dibuat dengan sangat sempurna, syair-syairnya juga mampu menggugah jiwa belum lagi tema dari lagu-lagunya yang dapat menginspirasi juta-an penggemarnya. Tetapi bagi yang suka mencibirnya menganggap bang haji adalah sosok yang munafik. Apapun yang dilakukan bang haji semuanya salah tanpa bisa merinci apa dan bagaimana kesalahannya. Lebih celaka lagi bagi sebagian orang yang tidak simpatik pada Bang Haji hanya gara-gara Rhoma melakukan Poligami dan suka kawin- cerai terhadap pasangannya. Padahal apa yang dilakukan Rhoma sama sekali tidak melanggar norma-norma agama. Lalu apa komentar para pegecamnya terhadap artis yang jelas-jelas melakukan perselingkuhan? ternyata sama sekali tidak bereaksi. Apa yang dilakukan Rhoma sebenarnya jauh lebih baik dan terhormat dibandingkan dengan para artis yang selingkuh tadi.
Harus diakui bahwa bang haji dengan segala kekurangan dan kelemahannya juga adalah sosok jenius yang luar biasa. Bayangkan selama berkarier dalam bidang musik sampai sekarang sudah menciptakan hampir 1000 lagu, sebuah rekor yang tidak bisa dicapai oleh setiap seniman. Yang lebih mencengangkan lagi hampir setiap lagu yang diciptakannya bisa menjadi hits dan melegenda hingga hari ini. Lagu seperti sekuntum mawar merah, kuda lumping, judi, syahdu, cinta segitiga, pria idaman, begadang, penasaran dan darah muda adalah sedikit contoh dari lagu-lagu beliau yang hingga kini masih sering dinyanyikan oleh banyak orang. Bahkan bisa dikatakan tidak mungkin ada pertunjukan dangdut dimanapun juga tanpa menyanyikan lagu-lagu bang haji.
Ada beberapa alasan kenapa saya mengagumi beliau;
Pertama, Pengakuan bang haji bahwa bakat dan potensi seni yang dimilikinya saat ini bukanlah hasil dari hasil kerja keras dan kecerdasan dia, melainkan semata-mata berkah dan pemberian dari Tuhan. Sangat jarang seniman yang mengaku seperti ini kan?
Kedua, Loyalitas dan dedikasinya pada bidang seni yang digelutinya sangat luar biasa. Hal ini ditunjukan dengan kesungguhan bang haji mengembangkan musik dangdut dari musik kampungan menjadi musik yang hingga kini diakui keberadannya bahkan sampai ke manca negara. Negara besar dan super power seperti Amerikapun sekarang sudah akrab dengan musik dangdut. Hal ini bisa terjadi karena kerja keras bang haji yang dengan sungguh-sungguh mencurahkan pikiran, tenaga, air mata dan bahkan darah untuk mengangkat musik pinggiran menjadi setara dan berdiri sejajar dengan musik jenis lain.
Ketiga, Hampir semua lagunya abadi dan tak lekang oleh zaman.
Keempat, Gaya dan aksi panggungnya sangat khas, beda dari lainnya.
Kelima, Dia adalah salah seorang seniman yang sangat sadar dengan sejarah berkesenian di Indonesia terutama musik dangdut yang merupakan kebudayaan asli Indonesia dan dengan itu ia berusaha untuk menjaganya.
Keenam, Dalam setiap berkarya dia selalu pertanggungjawabkan hasil karyanya pada manusia dan pada Tuhannya.